WELCOME TO MY BLOG : AISYAH MEGA PERMATA

widgeo.net

Selasa, 19 Mei 2015

KHADIJAH & AISYAH

Khadijah dan Aisyah, kedua perempuan terhormat itu bergantian mengisi kehidupan Rasulullah pada dua fase kenabian yg berbeda. Jika Rasulullah ditanya siapa istri yg paling dicintainya, Rasul menjawab, 'Aisyah'. Tapi, ketika ditanya tentang cintanya pada Khadijah, beliau menjawab, 'cinta itu Allah karuniakan kepadaku'. Cinta Rasul pada keduanya berbeda, tapi keduanya lahir dari 1 yg sama: pesona kematangan. Pesona Khadijah adalah pesona kematangan jiwa. Pesona ini melahirkan cinta sejati yg Allah kirimkan kepada jiwa Nabi SAW hingga beliau berkata, 'Siapa lagi yg dapat menggantikan Khadijah?', sepeninggal istrinya wafat. Cinta ini pula yg masih menyertai nama Khadijah tatkala nama tersebut disebut-sebut setelah Khadijah tiada, sehingga Aisyah cemburu padanya. Sedangkan Aisyah adalah gabungan dari pesona kecantikan, kecerdasan, dan kematangan dini. Inilah gabungan pesona yg kemudian melahirkan syahwat. Sebagaimana Ummu Salamah berkata, 'Rasulullah tidak dapat menahan diri jika bertemu dg Aisyah'. Itulah pesona kematangan. Pernikahan dan rumah tangga yg memesona merupakan perpaduan dari dua atau lebih kepribadian yg juga memesona. Dan pesona itu sejati, bukan dari ketampanan, kecantikan, atau kekayaan semata, tapi dari kematangan kepribadian. Kepribadian yg matang itu kuat tapi meneduhkan. Disinilah seseorang dapat mengatakan, 'rumahku surgaku'. Ketika sedang berada didalamnya ia menjadi sumber energi untuk berkarya diluar. Ketika berada diluarnya selalu ada kerinduan untuk kembali.

0 komentar: