Ada saat-saat terberat, ketika
segala hal yang kita miliki harus direlakan pergi. Teman sepermainan di masa
kanak-kanak, sederet pacar ketika remaja,
keluarga, dan handaitaulan. Mereka tak lebih dari sahabat setia di dalam
kehidupan. Pada saatnya mesti kita tinggalkan. Atau mereka meninggalkan kita.
Sejenak akan menjadi kenangan, selanjutnya akan saling melupakan. Kita pun tau,
cinta tak mampu meninggalkan keniscayaan itu. Seluruh laku sepanjang usia,
nyatanya, sekedar upaya menggarit angka hari lahir dan mati. Sembari mereguk
air kehidupan di danau persinggahan. Selebihnya, kita akan kembali ke
pengembaraan yang panjang. Dunia adalah keterkucilan kita. Sitok Srengenge - "Aku + Kau = Cinta"
Selasa, 12 Mei 2015
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar